Tips kebutuhan cairan selama puasa agar konsentrasi berkendara

27 April 2017

Ketika puasa, tubuh kurang cairan. Jika terus-menerus defisit cairan, risikonya Anda jadi kurang konsentrasi! Tentu hal ini sangat berbahaya jika Anda alami saat mengendarai motor, dimana dibutuhkan konsentrasi tinggi.

Menurut motivator kesehatan dr Phaidon Lumban Toruan dikutip dari Otomania, ketika kita tidak minum dalam jangka waktu lama, tubuh otomatis memblokir sensasi haus di otak. Itu sebabnya Anda merasa tidak haus lagi setelah minum satu gelas air, Padahal sebenarnya tubuh masih perlu cairan.

Untuk mengatasi hal tersebut, pilih minuman elektrolit alami, seperti air kelapa atau jus buah saat berbuka puasa. Ingat, pilih cairan elektrolit yang alami bukan yang sintesis atau minuman kemasan. Minuman elektrolit yang Anda minum akan menyeimbangkan kebutuhan cairan tubuh, sehingga Anda merasa haus dan ingin minum lagi.

Meski tidak haus, Anda tetap harus minum dan kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Jadi, bukan 2 liter air yang selama ini sering kita dengar. Banyaknya cairan yang harus Anda minum tergantung dari berat badan Anda.

Untuk menentukan berapa banyak air yang harus Anda minum adalah dengan mengkalikan berat badan Anda dengan 0,03 liter. Misalnya berat badan Anda 60kg, maka kebutuhan air Anda dalam sehari adalah 60 dikalikan 0,03 liter, yaitu 1,8 liter.