Bagaimana cara menghitung beban maksimum motor?

27 April 2017
Motor sebagai sarana transportasi sehari-hari tidak jarang digunakan juga sebagai sarana mengangkut barang atau penumpang berlebih yang bebannya tidak ringan. Namun, seberapa besar beban yang sanggup ditanggung oleh motor? Begini cara menghitungnya!
 
Ban sebagai kaki-kaki motor adalah bagian yang akan menanggung beban motor  serta pengendara, penumpang dan barang bawaannya. Karena beban tersebut terdistribusi pada masing-masing ban, maka beban maksimum yang mampu ditanggung motor tersebut adalah total max load dari ke dua ban tersebut.
 
Beban maksimum pada ban bisa kita ketahui dari kode load index yang tertera pada dinding ban. Misalnya, sepeda motor menggunakan ban ukuran 80/90-14 TL 40S & 90/90-14 TL 46S. Angka yang menunjukkan load index pada ban tersebut adalah 40 dan 46 yang berarti beban maksimum yang bisa ditanggung oleh ban tersebut adalah 140kg dan 170 kg atau total 310kg. Klik di sini ini untuk tahu berapa beban maksimumnya.
 
Jika misalnya beban motor matic total adalah 109kg, berat badan pengendara 60kg dan penumpangnya 55kg, berarti total 224kg. Jika beban maksimum ban adalah 310kg, maka beban tambahan yang masih bisa diangkut adalah 310kg - 224 kg = 86kg.
 
Namun untuk kenyamanan dan agar ban lebih awet sebaiknya jangan sering-sering membebankan ban hingga batas maksimum. Selain itu, saat mengendarai motor juga harus hati-hati karena beban tersebut akan mempengaruhi pengendalian motor.