Bahayanya emosi saat mengendarai motor dan tips cara mengatasinya

27 April 2017

Kondisi lalu lintas yang semrawut dan macet bisa membuat Anda jadi kesal bahkan marah! Namun, jangan anggap sepele perasaan ini karena kondisi emosi mempengaruhi kemampuan Anda mengendarai motor.

Kelelahan, stress dan emosi ternyata punya dampak serius yang kita bahkan tidak sadari saat mengendarai kendaraan.

Saat Anda merasa marah, cemas, ketakutan, atau tertekan kemampuan mengendarai Anda sama buruknya seperti Anda mengendarai sambil menggunakan telepon genggam atau dalam pengaruh alkohol.

Saat konsentrasi Anda teralihkan karena kesal tidak bisa berhenti memikirkan sesuatu yang telah berlalu, Anda berisiko alami:
1. Gagal mengenali situasi di jalan, seperti tidak menyadari kendaraan di depan melambat, tidak melihat ada lubang di jalan.
2. Kehilangan kemampuan untuk menilai atau memprediksi apa yang akan dilakukan oleh pengendara lainnya.
3. Melakukan manuver berbahaya seperti memotong jalur tiba-tiba atau sering berpindah-pindah jalur
4. Kehilangan kemampuan mengendarai motor dengan penuh keahlian dan perhitungan

Jika Anda dilanda emosi saat mengendarai motor, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meredam perasaan tersebut, yaitu:
1. Ambil napas dalam-dalam berusaha untuk rileks dan coba pusatkan konsentrasi mengendarai motor
2. Jika perlu menepi sebentar untuk meredakan emosi
3. Jika Anda menghadapi pengendara lain yang emosi jangan terpancing untuk ikut marah sebaliknya pusatkan energi Anda pada jalanan
4. Tambah waktu perjalanan agar Anda tidak merasa tergesa-gesa yang membuat Anda cepat frustasi ketika hadapi kendala di jalan

Bisa mengkontrol emosi membuat perbedaan besar dalam keselamatan berkendara. Anda lebih menikmati perjalanan dan pastinya mengurangi risiko terjadinya kecelakaan. Pastikan mata, pikiran dan perasaan Anda di jalan!