Pakai ban FDR, Tim Indonesia dominasi Shell Eco Marathon 2018

27 April 2017

Tim-tim Indonesia yang menggunakan ban FDR jadi juara kelas Urban Concept Shell Eco Marathon 2018 yang diadakan di Singapura, Sabtu (10/3).

“Kami merasa bangga dan kami ucapkan selamat atas prestasi dari teman-teman mahasiswa. Tidak hanya berhasil jadi juara , tapi semua tim yang didukung FDR lolos inspeksi teknis dan mencatatkan hasil di trek,” kata Dikkie Darwanto, direktur marketing PT Surayaraya Rubberindo Industries selaku produsen ban FDR.

Mobil Sapuangin XI Evo 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember berhasil merebut juara pertama Shell Eco Marathon 2018 kelas Urban Concept, Internal Combustion Engine (ICE) dengan hasi terbaik 315 km/l.

“Alhamdullilah dengan dukungan dan doa dari berbagai pihak ITS Team Sapuangin bisa membawa dua trophy bergengsi, juara 1 Urban-ICE dan juara 2 Driver's World Championship Asia 2018. Kami selaku tim memohon doa semoga nama Indonesia bisa terus berkibar di kancah internasional,” kata Billy Firmansyah, manajer non teknis ITS Team Sapuangin.

Juara kedua diraih oleh Semar Urban UGM Indonesia dari Universitas Gajah Mada dengan hasil terbaik 267 km/l dan Juara ketiga diraih oleh Garuda UNY  Eco Team dari Universitas Negeri Yogayakarta dengan hasil terbaik 215 km/l.   

“Kita juga dapat juara pertama Safety Award karena menerapkan konsep keamanan pada kendaaan yang berbekal barang bekas sisa pakai,” kata Robi Wahyu, humas Garuda UNY  Eco Team.

Sedangkan untuk kelas Urban Concept dengan bahan bakar Battery-electric, Institut Teknologi Sepuluh Nopember  lewat tim Nogogeni ITS  Team 1 berhasil merebut juara ke-2 dengan hasil terbaik 125 km/KWh. Tim yang didukung oleh FDR lainnya, yaitu Apatte 62 Team dari Universtias Brawijaya berhasil menempati peringkat ke-4 dengan hasil terbaik 93 km/KWh.

Adapun ban yang digunakan oleh tim-tim tersebut adalah ban prototipe FDR. “Kami khusus siapkan ban FDR berteknologi Eco Smart Tire low yang punya tahanan gelinding rendah untuk para tim yang berlaga di SEM,” kata Jimmy Handoyo, technical development department head PT SRI. 

“Ban prototipe FDR bisa membantu penghematan konsumsi bahan bakar karena tahanan gelinding yang rendah (low rolling resistance) mengakibatkan daya gelinding ban menjadi semakin ringan dan jauh yang pada akhirnya konsumsi bahan bakar jadi lebih hemat,” ujar Jimmy lebih lanjut.

Berikut hasil klasemen Shell Eco Marathon 2018

Kelas Urban Concept, Internal Combustion Engine (ICE)

Peringkat

Negara

Universitas

Nama tim

Hasil terbaik

1

Indonesia

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

ITS Team 2*

315km/l

2

Indonesia

Universitas Gadjah Mada

SEMAR URBAN UGM INDONESIA*

267km/l

3

Indonesia

Universitas Negeri Yogyakarta

GARUDA UNY ECO TEAM*

215km/l

4

Indonesia

Universitas Indonesia

Sadewa

205km/l

5

Indonesia

Sebelas Maret University

Bengawan Team 2*

170km/l

6

Vietnam

Lac Hong University

LH - GOLD ENERGY

168km/l

7

Philippines

De La Salle University

DLSU Eco Car Team - I.C.E.

150km/l

8

Indonesia

Universitas Negeri Jakarta

Batavia Gasoline Team 2

149km/l

9

Indonesia

Sebelas Maret University

Bengawan Team 1*

142km/l

10

China

Tongji University

ZEAL ECO-POWER UC

137km/l

11

Indonesia

Semarang State University

Pandawa*

119km/l

12

New Zealand

University of Canterbury

EnduroKiwis

100km/l

13

Indonesia

Universitas Lampung

Moran Team 3

97km/l

14

Indonesia

Politeknik Negeri Pontianak

Mesin Polnep Diesel Team

75km/l

15

Pakistan

NUST, Rawalpi

NUSTAG

64km/l

16

Indonesia

Politeknik Negeri Jakarta

Gladiator 2 PNJ

60km/l

17

Indonesia

Institut Teknologi Medan

GANTENG

52km/l

18

Pakistan

DHA Suffa University

Team DSU Shell Eco-Marathon.

51km/l

 

Kelas Urban Concet, Battery-electric

Peringkat

Negara

Universitas

Nama tim

Hasil terbaik

1

Vietnam

Lac Hong University

LH – EST

129km/kWh

2

Indonesia

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Nogogeni ITS Team 1*

125km/kWh

3

Indonesia

Universitas Pendidikan Indonesia

BUMI SILIWANGI TEAM 4

108km/kWh

4

Indonesia

Universitas Brawijaya

Apatte 62 Team*

93km/kWh

5

South Korea

Kookmin University

KOOKMIN RACING

93km/kWh

6

Indonesia

Universitas Indonesia

Nakoela

88km/kWh

7

Philippines

University of the Philippines – Diliman

Dagisik UP

75km/kWh

8

Indonesia

Syiah Kuala University